• Selasa, 15 September 2026

PWA 'Aisyiyah Aceh Perkuat Pemulihan Pascabencana di Aceh Tengah

Photo Author
Satria Darmawan, ExploreGayo.com
- Selasa, 15 September 2026 | 12:48 WIB
Photo : Pimpinan Aisyiyah
Photo : Pimpinan Aisyiyah

 

ACEH TENGAH — Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah (PWA) Aceh memperkuat agenda pemulihan masyarakat pascabencana di Kabupaten Aceh Tengah melalui pengembangan pendidikan anak usia dini dan layanan sosial bagi kelompok rentan.

Langkah tersebut ditandai dengan peluncuran Pos Bantuan Hukum (Pos Bakum) 'Aisyiyah, Day Care Lansia Renggali PDA Aceh Tengah, serta peresmian TK ABA Gegarang di Kecamatan Bintang, Minggu (13/9/2026).

Ketua PWA Aceh Hj. Ashraf, SP, M.Si, bersama jajaran hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut. Program ini menjadi bagian dari upaya 'Aisyiyah memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan, perlindungan hukum, dan layanan sosial.

TK ABA Gegarang untuk Anak di Wilayah Terdampak

TK ABA Gegarang mulai dibangun pada April 2026 melalui program revitalisasi satuan pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini. Pembangunan selesai pada Agustus 2026.

Sekolah tersebut diharapkan menjadi salah satu sarana penting untuk memastikan keberlanjutan pendidikan anak usia dini di kawasan yang terdampak bencana.

Hj. Ashraf mengatakan pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan membangun kembali infrastruktur, tetapi juga harus memastikan anak-anak tetap memperoleh hak atas pendidikan yang aman dan berkualitas.

«“Dengan berdirinya TK ABA Gegarang, kami berharap ini menjadi awal yang baik dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan anak usia dini, khususnya di wilayah terdampak bencana. Anak-anak harus tetap mendapatkan hak untuk belajar dan bermain di tempat yang layak, aman, dan menyenangkan,” ujarnya.»

Menurut dia, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting bagi pembentukan karakter dan kualitas generasi masa depan.

«“Anak usia dini adalah generasi emas dan investasi peradaban. Di TK inilah karakter, akhlak, kemandirian, kreativitas, dan cinta tanah air mulai ditanamkan,” katanya.»

Ia menegaskan, kondisi pascabencana tidak boleh menjadi alasan bagi anak-anak untuk kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.

«“Mari kita pastikan tidak ada satu pun anak di Aceh yang tertinggal pendidikannya karena bencana,” tegasnya.»

Memperluas Perlindungan Sosial

Selain sektor pendidikan, PWA Aceh juga memperkuat layanan sosial melalui Pos Bakum 'Aisyiyah dan Day Care Lansia Renggali.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Darmawan

Terkini

X